PEKANBARU – Beritatime.com, Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan, aktivitas perjudian yang diduga berkedok permainan ketangkasan (Gelper) kembali menjadi sorotan publik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan judi meja ikan-ikan yang diduga beroperasi secara bebas di Kota Pekanbaru.
"Ironisnya, berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, lokasi perjudian tersebut berada tidak jauh dari kantor aparat penegak hukum, termasuk kawasan yang berdekatan dengan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas yang diduga melanggar aturan tersebut.
Perhatian publik semakin meningkat setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu berinisial DH datang ke lokasi dan menangis histeris mencari keberadaan suaminya yang diduga kerap menghabiskan waktu bermain judi di tempat tersebut. Dalam video itu, DH menyampaikan kekecewaannya karena aktivitas perjudian tersebut diduga telah berdampak terhadap kondisi ekonomi dan keharmonisan rumah tangganya.
"Suasana di lokasi sempat memanas ketika terjadi adu mulut antara pihak yang berada di lokasi perjudian dengan warga yang melakukan dokumentasi. Dalam rekaman yang beredar, terdengar seseorang yang disebut-sebut sebagai pengelola atau pihak yang bertanggung jawab atas meja judi ikan-ikan tersebut melarang pengambilan gambar. Namun, dalam perdebatan itu juga terdengar pernyataan yang bernada menantang, yakni,
"Videokan saja, saya tidak takut."
Pernyataan tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak pihak menilai ucapan tersebut mencerminkan sikap yang seolah tidak khawatir terhadap kemungkinan adanya tindakan hukum, sehingga memunculkan dugaan dan persepsi publik bahwa praktik perjudian tersebut berjalan tanpa hambatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi judi meja ikan-ikan di Jalan Riau diduga memiliki keterkaitan dengan lokasi serupa yang berada di kawasan Jalan Kuantan, Pekanbaru. Masyarakat berharap aparat terkait dapat melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap informasi tersebut guna memastikan kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku.
"Praktik perjudian, dalam berbagai bentuknya, kerap menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan dampak sosial yang luas, mulai dari persoalan ekonomi keluarga, konflik rumah tangga, hingga gangguan ketertiban masyarakat.
Oleh karena itu, berbagai elemen masyarakat meminta agar persoalan ini tidak dianggap sebagai hal biasa dan segera mendapatkan perhatian serius.
Media ini akan berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum dan Pemerintah Kota Pekanbaru, guna memperoleh keterangan resmi mengenai dugaan aktivitas perjudian tersebut serta langkah-langkah yang akan diambil.
Karenanya pantauan media ini di lokasi, hingga berita ini turun aktifitas judi tersebut masih beroperasi seperti biasanya.
Masyarakat berharap Wali Kota Pekanbaru, aparat penegak hukum, dan instansi terkait dapat segera melakukan pengecekan lapangan, penindakan apabila ditemukan pelanggaran hukum, serta memberikan kepastian kepada publik bahwa penegakan hukum berlaku sama bagi semua pihak tanpa terkecuali.
"Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar respons. Jika terbukti melanggar hukum, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan transparan demi menjaga kepercayaan publik."( Red/MD)
Bersambung
| |
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan WA ke 085643333586
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
| |
Komentar Anda :